Jomblo Sensitif!
Saya rasa judul di atas sudah bisa menunjukkan arah postingan saya kali ini. Yup, postingan galau yang nggak jauh-jauh dari nikah dan kisah cinta. Namun kali ini nada tulisan ini agak marah, maka untuk pihak-pihak yang merasa dimarahi, saya mohon maaf terlebih dahulu. Jadi begini ceritanya, seringkali beberapa orang memiliki ilmu lebih namun kurang di pengalaman, berbicara seenak fatwanya, men-generalkan sesuatu yang belum tentu seperti itu. Ada sebuah berita di laman media sosial saya yang mengatakan bahwa seseorang yang jodohnya belum kelihatan karena masih melakukan dosa-dosa tertentu. Well, saya sadar betul dalam Islam, saling mengingatkan itu bagus, namun tentunya harus diikuti dengan cara dan bahasa yang bagus dan tidak menjustifikasi sepenuhnya. Saya sebagai jomblo yang belum kelihatan hilal jodohnya merasa sedih, seolah-olah seakan-akan saya ini pendosa yang nista sehingga tak ada yang mau dengan saya. Dari tulisan beliau yang ilmunya jauh melebihi saya itu, saya terlihat...