Posts

Showing posts with the label indahnya Islam

Yakin

Akhir-akhir ini ada beberapa kejadian baru dalam hidup saya. Kejadian yang sebelumnya memikirkan pun tak pernah. Kejadian yang dulunya saya anggap sebagai sesuatu yang aneh yang tidak akan pernah terjadi dalam hidup seorang Ana, yang tidak masuk logika saya meski saya tau itu adalah jalan yang sesuai tuntunan. Namun, ada suatu waktu dimana Allah akan menunjukkan hikmahnya kepada kita. Syukur alhamdulillah jika kita mau membuka hati dan pikiran untuk menerimanya. Mencoba memahami sesuatu yang dulunya tak pernah kita mengerti. Menjalani dulu baru kemudian merasakan hikmah yang tersembunyi. Dan saya pun semakin yakin setiap harinya kepada betapa Maha Baiknya sang Pencipta yang telah memberikan terms and conditions untuk kebaikan diri kita sendiri, sudah menurunkan manual book untuk kita amalkan, dan jika kita mau melakukan semua peraturan, yang pada dasarnya untuk kebaikan kita itu, maka kita malah diberikan reward dunia akhirat, kurang baik apalagi coba, ya Allah. Hanya saja kecend...

Sabar

Sabar, sebuah kata serapan dari bahasa Arab yang dalam bahasa Inggrisnya sering disebut patient . Sebuah kata sifat yang seringkali kita dengar saat kita ditimpa musibah ataupun harus menunggu sesuatu. Katanya sabar itu tidak ada batasnya karena jika berbatas, maka ia tidak lagi disebut sabar. Mungkin memang benar begitu, seperti sabarnya para rasul ulul azmi yang tetap saja masih bertahan dan malah makin bertambah keimanannya saat mereka diberikan ujian maha dahsyat. Seringkali kita menganggap kesabaran kita ada batasnya karena kita merasa tak mampu berada di level ulul azmi . Mungkin ada benarnya, tapi kadang itu sudah menjadi seperti alasan klise saat kita tak mau berusaha untuk sedikit lagi menahan diri, untuk mencoba tidak mengeluh, dan untuk selalu berusaha berfikiran positif. Memang susah sih, karena semakin besar sebatang pohon maka semakin besar pula angin yang menggoyahkannya. Begitu juga dengan sabar, semakin kita mencoba kuat, semakin besar godaan untuk menyerah. Para ...

Jomblo itu...

Barusan dek Ann chatting sama seorang teman. Intinya sih dia curhat tentang kegelisahan hatinya, tentang hafalan al-Qurannya dia yang udah pada terbang bersama bait-bait puisi cinta untuk yang disayang sebelum saatnya, tentang rasa syahdu bertemu Tuhan 5x sehari yang sudah tak dia rasakan seindah dulu semenjak memutuskan untuk menerima cinta yang belum saatnya itu. Well, dek Ann cukup mengerti keadaan itu, karena dulu dek Ann pun pernah khilaf untuk pacaran dan cukup lama bertahan karena dek Ann adalah tipikal cewek setia (eaaaa, promosiiii), padahal bertahan karena selalu mengabaikan hidayah untuk tidak pacaran. Setelah putus, dek Ann mengalami beberapa fase, dimulai dari fase bahagia karena memang saat itu dek Ann dengan berbagai alasan menginginkan untuk putus. Dilanjutkan dengan fase kesepian, mulai kehilangan seseorang yang biasa diajak berbagi cerita setiap harinya apalagi jika ada kejadian penting atau pingin curhat banget tapi udah ga ada lagi seseorang senyaman mantan untuk ...

Dua Usaha

Malam ini dek Ann mau posting yang agak serius dikit ah. Cek sound dulu ya sebelum mulai kajiannya.. Ehm.. Bismillaah.. Manusia itu diciptakan Allah lengkap dengan nafsu, oleh karena itu wajar saja manusia punya banyak keinginan. Nah, ternyata Allah sebagai Sang Khaliq sangat bijaksana mengakomodir keinginan makhluk-Nya tersebut. Selain menciptakan nafsu pada manusia, Allah juga mengajarkan cara agar keinginan-keinginan itu layak dikabulkan-Nya. Tentu kita sudah tau kalimat Man Jadda wa Jada yang udah makin populer sejak Bang Ahmad Fuadi sukses dengan Negeri 5 Menara-nya. Kita diajarkan untuk berusaha agar keinginan kita tercapai. Banyak usaha yang bisa kita lakukan; kali ini saya ingin mencoba mengkategorikannya ke dalam dua bagian, yaitu usaha horizontal dan usaha vertikal. Usaha horizontal yang saya maksudkan adalah usaha2 keduniaan dalam rangka memantaskan diri memperoleh keinginan kita. Contoh, saat kita ingin mendapat beasiswa ke luar negeri dengan syarat skor IELTS minimal ...